Menu
Komunitas

Komunitas

Artikel

Pada tanggal 23-27 Agustus 14 perwakilan Soka Gakkai Indonesia mengikuti Pelatihan Pimpinan Generasi Muda Asia Selatan 2018 di Johor Bahru, Malaysia. Pelatihan juga dihadiri oleh perwakilan pimpinan generasi muda dari Malaysia, Singapura, Thailand, India, Kamboja, Srilanka, dan Nepal. 

Kursus pelatihan ini menjadi kesempatan yang sangat berharga bagi semua peserta untuk saling belajar dan saling menginspirasi untuk mewujudkan kosenrufu di negara masing-masing dan di kawasan Asia Selatan.

Saat ini, anggota Soka Gakkai Bharat (India) telah mencapai 100.000 anggota divisi generasi muda berkat perjuangan yang sarat semangat guru dan murid, dengan semboyan “I am Shin’ichi Yamamoto!” Soka Gakkai Thailand juga telah mencapai 55.000 anggota generasi muda di tahun 2018 ini dari 33.000 generasi muda di tahun 2017 sejak pameran Sutra Bunga Teratai.

Sejak 1 Januari 2017 hingga akhir Juni 2018, dengan dimotori generasi muda, Soka Gakkai Malaysia telah berhasil mencapai 20.000 anggota baru dan 10.000 di antaranya adalah gene-rasi muda.

Dan generasi muda SGI Kamboja juga sedang mengadakan kampanye dialog Buddhisme dengan 5.000 orang meski anggota generasi muda mereka hanya sekitar 50 orang. 

Mengenai gerakan shakubuku yang dilaksanakan Soka Gakkai, Bapak Takeoka, ketua generasi muda SGI, mengatakan bahwa

“Inti dari gerakan shakukubu bukanlah jumlah anggota baru yang dicapai, tetapi berapa banyak anggota yang berhasil melakukan revolusi manusia dan mengubah hidup mereka lewat gerakan ini.”

Para peserta juga berkesempatan mengunjungi Balai Memorial Guru dan Murid dan Taman Anggrek Kaneko di Singapura, sebelum mengikuti acara generasi muda Asosiasi Soka Singapura yang mengangkat tema “Choose Hope”.

Acara yang berlangsung dua hari ini berhasil melibatkan lebih dari 13.500 generasi muda. Acara ini juga diliput dalam salah satu koran terbesar di Singapura, terutama kisah kemenangan generasi muda yang berhasil mengatasi segala keterbatasan diri dan kesulitan hidup untuk berpartisipasi dalam acara ini.

Seluruh rangkaian pelatihan ini menekankan pentingnya murid menjadikan hati dan semangat guru sebagai hati dan semangat sendiri dan meneruskan perjuangan guru untuk mewujudkan kosenrufu dan mewariskannya kepada generasi mendatang.

Ikeda Sensei telah menye-lesaikan novel Revolusi Manusia Baru pada 8 September 2018 yang lalu, menyelesaikannya pada jilid ke-30. Kini beliau telah menyerahkan tanggung jawab kosenrufu kepada kita semua untuk meneruskan novel Revolusi Manusia Baru dengan menuliskan “catatan hari demi hari” mengenai revolusi manusia kita sendiri.